Rafa Jafar, Arek Pengumpul Sampah Elektronik

Sabtu, 25 Maret 2017 | Elektronik
Rafa Jafar, Arek Pengumpul Sampah Elektronik - Bagi Rafa, menyelenggarakan sampah khususnya sampah elektronik telah mendarah daging pada kehidupannya

Sebuah boks berupa hijau terlihat mentereng di pada Sekolah Labschool, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tinggi boks itu tak lebih semenjak wahid meter dan bertuliskan, "Drop Your E-Waste Here." Itulah tempat sampah elektronik kreasi Rafa Jafar. bujang berumur 14 thn itu memang sengaja menghimpun sampah-sampah itu buat didaur ulang.Siang itu, saya dan fotografer Wisnu akbar Prasetyo diajak serentak oleh RJ, begitu lazim Rafa dipanggil, buat menyaksikan apa saja yg ada di dekat dus hijau tercatat cuma ada kabel-kabel sekitar tunggal gulungan.

Kami pun bertanya mengapa isinya sebentar sekali. sebab ditaruh di sekolah, makanya dikit banget yang menganaktirikan sampah elektronik," kata pemimpin OSIS SMP Labschool itu. keadaan di dekat sekolah pula gempar kepada Jum'at dulu (10/03/2017) sebab beta susut kepada dikala jam sekolah selesai teman-teman RJ masih tampak ingin tahu siapa-siapa aku "Oh, ini permulaan sarana yg ingin meliput Dropbox E-Waste," papar RJ.

Teman-temannya segera mafhum dengan perihal itu. RJ memang sudah dikenal di zona sekolahnya sbg penggiat direksi sampah elektronik. dapat dibilang, dia salah tunggal pionir di Indonesia yang melaksanakan aspek terkandung kegiatan Dropbox E-Waste yang dirinya lakukan memang belum dekat edisi nasional. Tapi keberhasilannya pada membangkitkan isu termasuk menghasilkan RJ ditunjuk yang merupakan kantor cabang cilik dekat Konferensi pergantian cuaca PBB di Maroko untuk November 2016.

Baca lagi Harga Televisi LED Akari Murah Terbaru

Kami pun penasaran gimana RJ dapat mengawali gerakan peduli sampah elektronik. dirinya meraih waktu soal jawab dgn Beritagar.id dengan satu persetujuan "Wawancaranya enggak usang kan? setengah jam saja ya," jelasnya beliau mengaku harus menghadiri perembukan OSIS setelah konsultasi tuntas awak membenarkan
Ide sampah elektronik Di Beranda kantin Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pembahasan ana berlanjut. RJ lagi-lagi menegur hamba agar wawancaranya jangan sampai terlampaui bahari ketika itu dia tengah memungut semotif sekolah, berkemeja putih dan celana panjang berwarna biru gelap.

Rekan kami Sorta Tobing sudah menuntut ibunda RJ, Faradhiba Tenrilemba, mundur tidak kuno seterusnya dengan adimas tirinya yang berambut keriting. Sang ibu, yang kerap dipanggil Diba, sempat menawarkan RJ pada mengganti seragamnya dgn kaos hitam. Tapi ia menampik RJ membeberkan dikala bersila di bangku lapisan lima sekolah basic di Sekolah Cikal, Jakarta Selatan, dirinya mewarisi pekerjaan permulaan gurunya pada menciptakan kabar Tema besarnya saat itu ialah keluhan ala hidup lalu tema terselip mengerucut ke overused electronic devices atau perayaan elektronik yg sudah tidak dipakai.

"Kami disuruh riset, masalahnya di mana, apa dampaknya buat sektor sekitar dan solusinya bagaimana papar RJ. Tema ini amat mengena kepada anak penyuka gawai tertera dia serta-merta menonton fenomena masyarakat yang memiliki telepon selular lebih permulaan tunggal aku segera keinget dan saya pikir bagi apa ya? dulu sesudah tak digunakan ingin diapain telephone selulernya), jadi sampah elektronik dong," pikirnya ketika itu.

Menurut ia manusia era kini teramat royal pada memakai gawai, terutama telephone seluler bernalar setiap ada tehnologi baru, tentu yg kolot tidak terpakai dan dibuang begitu saja. Tapi factor itu tak diimbangi dengan kesadaran pada membengkalaikan gawai tak terpakai bersama benar.

Apalagi, ketika ini penundukan dan penduduk juga lebih fokus bagi sampah plastik. RJ jadi amat sangat penasaran dengan cara apa rumus memelihara limbah elektronik. sampai akhirnya dia mengalami pengelola limbah terkandung merupakan PT WMI (Waste Managemen Indonesia), yg saat ini telah berganti keutamaan jadi PT PPLI (Prasadha Pamunah Limbah Industri).

RJ lakukan riset pengurusan limbah elektronik dgn kawan-kawan tunggal kelompoknya. kebetulan di waktu yg serupa RJ waktu itu kembali tambah gemar melakukan pengecekan dgn gawainya. Seperti menghubungkan LCD (penampil kristal encer ke komputer jinjing, lalu menduplikasi LCD agar tersambung dgn LCD lainnya.

Selama tiga bulan riset, bikinan hasilnya yakni wara-wara penyampaian dan memamerkannya buat Februari 2014. opa RJ, Muhammad Jafar Hafsah, yg condong bagi program tertulis menyebut sebentar berita yg dibuat cucunya.

"Laporan ini tidak mampu ditinggal begini saja, mesti mampu dikembangkan menjadi sebuah karya," ucap Hafsah, seperti ditirukan RJ.

Ia tengah menjadi percaya diri buat menyuratkan ciptaan warta itu ke dalam buku. Dibantu ibunya, Diba, ia memburu tidak sedikit referensi dan pihak yg memelihara sampah elektronik. perihal tercatat mempertemukannya dgn Menteri area pandangan hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar.

Di ketika yang serupa ia pun mengudak penerbit Ada tiga penerbit yang menjadi pilihannya, tapi penerbit Buah fiil yang paling serentak tanggap merespon kemauan RJ.

Proses pelaksanaan buku ini tidak gampang Ada kalanya dirinya tak konsentrasi posting sampai Diba terpaksa menginapkan RJ sehari di hotel. "Ada tiga hingga empat kalilah ia harus dibawa ke hotel agar fokus dan risetnya langsung selesai kata Diba.

Pada 7 Februari 2015, bersamaan bersama ulang tahunnya yang ke-12, RJ melakukan bukunya yang awal berjudul E-Waste: Sampah Elektronik. ia menyukai sekali dgn hasilnya aku serta bangga menonton dia mampu demikian ujar Diba.

Tahun berikutnya, di bln yg identik RJ memajukan proyek ini dengan menciptakan aktivitas E-Waste Drop Box. misal suatu ruang sampah, setiap insan mampu mendiamkan formalitas elektroniknya di kamu yang tidak terpakai, termasuk baterai, computer televisi, telepon genggam, dan yang lain agar sanggup didaur ulang.

Sampah-sampah elektronik yg sudah terkumpul bakal didaur ulang oleh PT Tes-Amm Indonesia. maskapai tersebut mempunyai mesin kusus yg bisa menyelenggarakan limbah elektronik.

Sampai kini ada empat dropbox yg sudah sedia di SD Cikal, SMP Labschool, Sekolah tunas muda dan yang portable atau dapat berpindah-pindah. Kadang dropbox yg hijrah tersebut RJ bawa waktu jalankan penguraian atau pameran.

Dengan kegiatan ini, RJ berharapan kesadaran beberapa orang bila sampah elektronik itu amat sangat berbahaya akan meningkat.

"Aku menghasilkan dropbox itu memang lah bagi menyediakan area sampah elektronik, dan aku peduli bakal elemen terkandung seperti telah mendarah daging," tegas RJ.

Menurut buku E-Waste yg ditulis oleh RJ, untuk 2017 sampah elektronik seperti kulkas televisi, telpon genggam, computer layar dan jenis sampah elektronik yang lain diperkirakan setimbal bersama 200 Empire State Buildings, balai di New York yang memiliki tinggi penghujung 381 meter."

Padahal tiap-tiap benda elektronik yang dibuang lalai amat berbahaya terpenting racun yg dihasilkan pada baterai yg jamak disebut bersama B3, yaitu Bahan berbisa Berbahaya.

Kandungan B3 permulaan semenjak komponen metal rumit (merkuri, timbal, kronium, kadmium, arsenik, dan sebagainya) yang diperlukan buat mengecilkan tingkat panas terhadap sektor produk elektronik seperti elemen konektor, kabel, dan plastik punca TV.

Buat mereka yg memiliki kesukaan menaruh gawai-gawai guna dijadikan koleksi masih mesti berhati-hati karena kandungan cairan yg ada di dekat baterai teramat berbahaya.

Logam merkuri bisa meracuni manusia dan merusak sistem saraf otak, dapat lagi membangun cela karakter Khususnya untuk beberapa ibu-ibu hamil, kalau si jabang bayi pada muatan mengisap bahan beracun tersimpul dampaknya amat sangat fatal sekali hingga meninggal dunia.

Jadi mereka mesti menyusulkan sampah-sampah terkandung ke pada boks selanjutnya dibungkus jangan sampai sampai ada yg berlubang lalu dapat segera dikirimkan ke sekretariat E-Waste RJ. setelah itu, dia segera menurunkan ke pihak Tes-Amm.

Langkah natural guna mengurangi limbah elektronik, menjelang RJ, sewajarnya teramat sederhana memilih gawai yg liat tua dapat digunakan dua sampai tiga thn menurutnya makin singkat penyingkiran sampah elektronik sehingga bahayanya bakal berkurang.


Diba mengatakan RJ asal mungil memang lah telah tidak sedikit gerak. jadi tidak terkejut beliau pernah menuruti banyak gerakan awal les nari, bulu menangkis piano, dan tenis meja.

Tapi keaktifannya tak segera membuat RJ jadi anak sulit diatur. Diba kian mengatakan sekalipun saya merasa diberkati. RJ anak yg gawat dan menyukai diajak pembicaraan kata Diba.

Ketika RJ berumur dua th Diba memilih menjadi orang sepuh tunggal Tapi hal itu tidak meminta rangking RJ. kami good team, very good team," ujarnya. Kedekatan ibu dan anak ini sangat berdasar tapi di sisi lain Diba semula mengajarkan anak semata wayangnya ini bagi tumbuh mandiri dan percaya diri.

Salah tunggal ajaran mandiri yang Diba melakukan ialah melambatlambatkan RJ naik pesawat solo waktu baru menginjak bangku sekolah basic buat berjumpa datuk dan neneknya di Yogyakarta.

Hubungan dengan sang ayah berulang tak amnesti demikian saja. disaat ayahnya wafat th lalu Diba dan RJ merasakan kehilangan terkandung "It was a very sad moment for us," kata Diba.

Saat ini butir suku mereka melaju thn lalu Diba menikah tambah dgn satu orang duda yang beranak empat. aku sekarang miliki anak lima, cepat ganjaran loh, seru banget ujarnya. RJ semula tak menerima kesusahan bersama kehidupannya yang baru.

Sehari-hari RJ aktif dgn aktivitasnya di sekolah. berasal jam lima pagi dia berangkat alamat baru pulang tabok sembilan malam berasal sekolahnya. melampaui bersumber jam pekerjaan jalma buncit Ha-ha-ha...," kata Diba.

Selain repot menjadi pemerintah OSIS, beliau pun baru saja menjadikan kompetisi antar sekolah bernama ACEX (Art, Culture, Education, and sport Exhibition). pertandingan ini diikuti oleh 50 SMP dan 30 SD yang terjadi sewaktu tiga minggu.

RJ amat aktif menggelar program itu. Tapi dirinya juga menyempatkan diri mengikuti perlombaan tenis meja dan mendapatkan juara mendunia dirinya dengan bangga memperlihatkan duit Rp500 ribu yang termakbul dirinya peroleh alamat pertandingan tertera Diba menanggapinya bersama santai.

Sehari setelah kemenangan sekitar wong lanjut usia diundang terhadap menurunkan program penghentian disaat keutamaan RJ disebut sebagai juara perdana Diba juga terkaget-kaget. "Oh lu beneran juara ya? Ha-ha-ha...," kata Diba.

RJ tambah mempunyai keinginan terhadap melangsungkan bukunya yg kedua Topiknya tidak jauh-jauh berasal penyakit sampah dan limbah. Tapi dirinya belum dapat memaparkan dengan detil isikan buku termasuk "Rafa yang punya cita-cita yang bersambung dengan alam dan dirinya amat repot sekali dengan elemen itu," kata sang ibu.